Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Amalan Nabi Khidir yang Tak Terlupakan

 Amalan nabi Khidir pastilah sudah bukan lagi kisah asing di telinga pejuang muslim. Karakternya yang mencerminkan rahmatan lil’ alamin dengan cemerlang sukses menginspirasi banyak umat hingga generasi-generasi berkelanjutan. Dalam uraian ayat al-qur’an di surah Al-Kahf (18) ayat 65 sampai dengan 85 sosok Al-Khadr, لخضر, Khidir disebutkan secara tak tersirat.

Amalan Nabi Khidir yang Tak Terlupakan

Jadi Amalan nabi Khidir tersebut dikatakan telah berhasil mengerakkan hati sahabatnya yaitu nabi Musa dalam perjalanan spiritual. Dipertemukan dengan nabi Musa oleh Allah, penamaan nabi Khidir pun tak luput dari kuasa Allah. Dalam kitab shahihain, nama Khadra (hijau), diberikan kepadanya saat kejadian tanah kering di bawah pijakannya bergoncang berubah warna menjadi hijau. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

1. Perjumpaan Khidir dengan Musa

Perlu diketahui dalam ayat al-qur’an, Khidir bertemu dengan Musa di sebuah tempat di tengah perjalanan. Musa mengajukan diri untuk mengikuti jejak Khidir ke manapun Khidir pergi, meski setelahnya Khidir menolak pengajuan tersebut. Khidir menolak ajakan Musa karena yakin Musa takkan sanggup bersamanya terlalu lama.

Kendati demikian Musa kukuh menerapkan ucapannya. Musa mengikuti dan menyaksikan Khidir melakukan hal-hal yang sulit diterima akal pada awalnya.  Namun saat keduanya hendak berpisah jalan, Musa tak merasakan kerugian sedikit pun telah mengenal seorang Khidi

2. Melubangi perahu untuk melindungi orang miskin

Amalan nabi Khidir yang cukup masyhur salah satunya adalah ketika melubangi sebuah perahu dalam perjalanan bersama Musa. Musa serta merta mempertanyakan gagasan tindakannya itu, namun Khidir tak segera memberi jawaban.

Kala berpisah Khidir lantas menjelaskan bahwa yang di lakukannya semata-mata demi melindungi nelayan kecil dari raja yang hendak merampas perahu tersebut. Khidir memahami bagaimana perasaan seseorang yang harta bendanya  dirampas. Demi menghindari sedih berlarut-larut Khidir membuat perlawanannya jauh sebelum bencana naas terjadi.

3. Sembahyang 1000 rakaat

Bukan lagi merupakan rahasia betapa tekunnya seorang Khidir dalam menegakkan perintah-perintah Allah SWT. Amalan nabi Khidir nampak tak sudah-sudahnya untuk dibahas. Tak kurang setiap harinya, pagi hingga malam, Khidir melaksanakan puasa beserta shalat sebanyak 1000 rakaat.

Ibnu Asakir meriwayatkan dalam kitabnya, seorang saksi mengutarakan bahwasanya nabi Khidir shalat mengakbarkan nama Allah di masjid pada setiap malam. Tak pernah luput satu malam pun Khidir melalaikan kewajibannya.

4. Percakapan dengan Raja’ bin Haiwah

Al-kisah bermula ketika Raja’ bin Haiwah tengah duduk bersama-sama dengan Raja Sulaiman. Raja’ merupakan teman dekat Khidir sekaligus orang kepercayaan Raja Sulaiman. Dilema menghampiri Raja’ saat seorang Khidir datang tiba-tiba mengusik kenyamanan posisinya di istana.

Terjadi sebuah percakapan yang menggetarkan hati, hingga Raja’ tak dapat henti-henti memikirkan dan merenungkannya. Khidir dalam untaian kalimatnya yang lembut dan tegas, memberi peringatan pada Raja’ yang punya hubungan dekat dengan Raja Sulaiman.

Tak hanya peringatan, sepotong nasehat juga Khidir tambahkan pada Raja’ yang memiliki posisi istimewa di kerajaan. Kepadanya Khidir berkata bahwa jauh lebih baik bagi Raja’ untuk menunaikan hajat saudara-saudarinya sesama muslim. Niscaya Allah pasti akan mencintainya layaknya kekasih.

5. Membunuh sesosok jiwa yang bersih demi Allah SWT

Usai satu tindakan semobrono, muncul tindakan sembrono lainnya. Awalnya Musa dibuat terheran-heran atas tindakan tersebut. Terlebih ketika nabi Khidir membunuh anak yang tengah melintasi jalan yang sama. Musa langsung mempertanyakan dasar tindakan tersebut.

Pada detik-detik ketika keduanya hendak berpisah, Khidir menjelaskan bahwa anak tadi merupakan kafir sedangkan kedua orang tuanya adalah mu’min. Muncul kekhawatiran di benak Khidir apabila terus dibiarkan anak tersebut justru akan menyesatkan kedua orang tuanya ke jalan yang salah.

Banyak sumber bacaan menuliskan nabi Khidir digambarkan sebagai sesosok pria tampan yang kerap bersetelan rapi dan bersih. Cara bertutur dan bersikap benar-benar mencerminkan abdi Allah SWT yang super taat. Membuat sosoknya tak dapat dilupakan sampai kapan pun. 

Posting Komentar untuk "Amalan Nabi Khidir yang Tak Terlupakan"